Ini Pesan Menkominfo ke Pejabat Eselon I

Bet Bola Jakarta – Tujuh pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika baru saja dilantik oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118/TPA Tahun 2016. Rudiantara menyampaikan, dilantiknya pejabat baru ini diharapkan bisa semakin mempercepat program-program kerja Kominfo, karena pejabat yang dilantik merupakan orang-orang terpilih yang memiliki kompetensi di bidangnya. Ketujuh pejabat yang dilantik tersebut yaitu Ismail sebagai Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), Semuel Abrijani sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika), Prof Ramli sebagai Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI), Henry Subiyakto sebagai Staf Ahli Menteri bidang Hukum, Herry Azis sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Gun Gun Siswandi sebagai Staf Ahli Menteri Bisang Media Massa, dan Lala Kolopaking sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya. “Saya berharap pejabat yang baru ini bisa mempercepat proses yang ada. Contohnya di PPI, kita harus menghadapi perubahan penyesuaian revisi Undang-Undang Penyiaran yang seharusnya bisa selesai di tahun ini. Prof Ramli yang memiliki background ilmu hukum saya yakin bisa menyelesaikannya. Tapi bukan berarti akan menerapkan regulasi yang ketat. Karena dinamika yang terjadi di dunia internet begitu cepat, Prof Ramli akan memastikan kita selalu berada dalam koridor,” ujar Rudiantara di gedung Kominfo, di Jakarta, Jumat (7/10). Rudiantara juga berpesan agar pelayanan dan proses perizinan di lingkungan Kominfo bisa diberikan dengan lebih efektif dan efisien. Tidak boleh ada high cost economy dalam memberikan pelayanan. Yang juga penting, para pejabat baru harus bisa keep up dengan dinamika yang terjadi saat ini. “Di dunia penyiaran, fokus kita adalah migrasi dari analog ke digital. Dari internet, kita fokus pada e-Government, e-commerce, dan security and government. Sedangkan di telekomunikasi, fokusnya ada dua, yaitu mengimpelentasikan broadband seluas dan secepat-cepatnya, dan di saat yang bersamaan membuat industri ini semakin efisien,” ujar Rudiantara. Herman/YUD BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu